Tag Archive: masa kecil


Ibu

suatu pagi.
aku menemukan musim gugur,
dalam secangkir teh
yang kauseduh.

pelan. perlahan.
aku mendengar suara daun
disapu di pelataran rumah.
burung-burung berkicau
di dahan-dahan rendah pohon pinus.
rerumputan pelan berdesir
menghapus impian yang getir.

bahkan suara kereta. suara kereta,
bergesek dengan rel. samar di kejauhan.
terdengar jua.

di antara sesap, aku merasakan
lembut tanganmu, membelai pipi.

di ceruk yang kosong,
aku menyimpan
segala kenang
yang mungkin
pernah ada.

_@_

Baca lebih lanjut

Iklan

Memandang Langit

hai, apa kabar?

lama juga kita tak bersua.
siapa sangka, sudah limabelas tahun silam.

bagaimana di sana?
semoga kau baik-baik saja,
tak kurang suatu apa.
sejujurnya, aku ragu kau masih mengingatku.

teman,
banyak hal berubah setelah kepergian itu.
lapangan yang sering kita lewati
selepas pulang sekolah,
kini sudah jadi toko serba ada.
rumahku yang dulu sering kaukunjungi
saat malam pergantian tahun,
adalah lahan parkir yang kering
di sebelahnya.

tapi kenangan lebih dari itu, bukan?
segala yang kita lewati—
hari-hari yang singkat namun menyenangkan
masih tersimpan dalam benak, tanpa
tersentuh perubahan.

sore ini,
saat melihat fotomu
terselip di halaman 94-95
pada sebuah buku harian,
aku bagai menemukan
benda berharga yang lama hilang
terlupakan karena khilafku semata,
lalu tiba-tiba,
aku ingin duduk di bangku panjang
di bawah pohon mangga,
tempat kita sering menghabiskan senja
setelah seharian bersama.

Kota Cirebon
Jumat, 4 November 2016

Baca lebih lanjut