Archive for April, 2018


Haiku

#1
senja membisu
daun di ujung ranting
menolak jatuh.

#2
terik purnama
di pohon ek, cicada
bergeming parau.

#3
di redup petang
sehelai daun gugur
tertiup angin.

#4
alangkah sunyi
pada terik kemarau
hujan berbisik.

Io

di tepi rawa ini
aku menemukanmu
saat hujan yang turun
menjelma embun.

tapi, kau hilang dalam kabut.

seperti waktu,
aku berjalan mencari
usia yang kaucuri
dari mataku.

2005

Baca lebih lanjut

Di Kebun Biara

di kebun biara ini,
kenangan yang jauh merayuku pulang,
seperti overture sebuah lagu
yang kaumainkan pada mazmur.

di kebun biara ini,
waktu menolak jatuh.
lonceng yang enggan bersuara
bersembunyi di antara nyanyi
dan derik cuaca.

di kebun biara ini,
angin melantunkan adagio
dan aku teringat doa lama
yang diajarkan ibu
di musim yang lalu.

(Kamis, 5 April 2018)
https://m.youtube.com/watch?v=yVCvE6DW98s

Baca lebih lanjut