adakah kaudengar simfoni itu
yang dilantunkan daun-daun
kala tiada angin mengusik?
bila jauh kakimu melangkah
dialah yang menuntunmu pulang
dari masa lalu yang pilu
juga masa depan yang ragu.

sebab yang benar-benar berarti
ada saat ini. ada hari ini.
di mata kanak yang jernih
dan jauh dari dosa.
di langit malam nan sunyi
saat pendar bulan terpantul
di balik jendela.

rabu, 28 februari 2018

Puisi ini saya tulis saat sedang depresi. Entah kenapa berbagai pikiran menyesaki kepala dan masalah tak kunjung usai — hal ini membuat saya benar-benar kacau. Lalu saya membuka pintu dan memandang langit. Saya pejamkan mata dan berusaha menghalau tangis. Saat itulah saya mendengar suara daun, meski tiada angin yang berembus. Dan tiba-tiba saya merasa terlalu kecil untuk menampung segala hal ini. Maka saya melepasnya dan pundak saya pun jadi terasa lebih ringan.