Archive for Juli, 2017


Hujan yang Lain

hujan yang lain turun di kotamu. hujan dengan bahasa, kenangan, dan kerinduan yang berbeda. yang warnanya tak mampu ditangkap mata. yang muskil dibaca. yang lebih pilu dari air mata. hujan yang tak mau menunggu. hujan yang menetes tanpa suara.

dapatkah kau mendengarnya; kesunyian itu?

tanda maut itu?

kau mengenal baik jalan ini, bukan?
yang ditandai kunang-kunang,
yang mengisap sari embun di ranting.
saat melewatinya,
adakah kaudengar
langkah kaki peri yang samar,
yang tak sedikit pun menyentuh
daun-daun gugur di sunyi setapak?

ada kalanya, saat kau merindukan
mimpi-mimpi lama
yang tak kaudengar lagi
semenjak kau beranjak dewasa,
ada rindu yang tak terungkap
dari masa lalu

mungkin pertanda
yang berbisik tanpa suara,
yang mengembara sepanjang keabadian
(dan denyutnya disembunyikan telinga,
sesaat setelah mata terpejam)
mungkin firasat
yang menolak bicara
di dinihari yang senyap.

ah, inikah saat yang tepat
untuk membuka lagi
dongeng masa kanak kita
yang dikisahkan bunda
sesaat sebelum lelap?

barangkali ada yang tak terbaca
dari hal-hal yang kita lupakan

waktu yang hilang begitu saja
diremas lengan-lengan usia?

Sabtu, 1 Juli 2017