hei,
adakah yang luput kulihat
sesuatu yang kautemukan namun tak kuhiraukan
sehingga kehidupan yang penuh duka ini
sanggup kautempuh dengan senyum yang teduh?    

hei,  
katakan padaku,
apa yang istimewa dari kota ini  
yang membuatmu tertawa bahagia
bahkan saat cahaya yang berguguran hanya memantulkan warna duka yang sama?

tapi kau tak menjawab  
hanya impian yang dipahat waktu
menjadi batu
—kenangan itu,
dan aku akan sendiri berjalan  
seperti hari-hari kemarin,
bersama segala hal yang akan kulupakan
sekali lagi.

hei,  
bagaimana caramu mengatasi kesedihan
saat mereka yang kausayangi
satu-persatu pergi—
jika yang tersisa hanya kesendirian  
dan dunia yang takkan mengerti aku
sebaik dirimu.

Iklan