BERKILAU
(Terjemahan bebas lagu Wacci – Kirameki
OST. Shigatsu wa Kimi no Uso
bisa dinyanyikan, lho)

bahkan saat aku bersedih
kau mampu membuatku tersenyum,
dunia jadi kembali bersemi
saat kita bertemu.

mari kita lalui lagi
jalan yang sudah mengenal
langkah yang kita bina,
saat hujan berhenti,
saat lembut angin menyapa kota.

bila kita bersama, aku selalu berharap
hari ini berlangsung selamanya.
tapi semua berubah,
saat aku menatap
sepasang matamu dan mengatakan:

aku ingin menyentuh lagi
hangat tanganmu yang kurindu,
bersama denganmu, menjalani hari
aku tak butuh apa pun lagi.

engkaulah satu yang kunanti
menghias relung mimpi-mimpi
bagaimana mungkin
aku mampu bertahan sendirian?

meski berpaling, aku tahu
kau tak lagi ada di mana pun,
namun suaramu masih terdengar
menyentuh seluruh ruang
dalam hatiku.

andaikan aku mampu
mengulang hari-hari,
saat kita berjalan di musim semi.
kini, rimbun sakura serupa rona senja,
daunnya mulai seindah lembayung.

lalu aku teringat lagi
kenangan lama bersamamu,
pipimu merona, rekah bagai bunga,
izinkanlah aku melihatnya mekar.

kini, harapanku melayang
bersama daun-daun jingga—
mampukah dengannya
kerinduan ini
tersampaikan?

bila waktu beringsut sunyi
suaramulah yang kunanti
mendengarnya saja, hatiku seperti
terlindung dalam kehangatan peluk.

sebab kaulah yang membuat
hari-hari yang bersahaja
menjadi harta yang tak mungkin terganti,
“terima kasih.”

Boleh dibilang, Shigatsu wa Kimi no Uso—Your Lie in April adalah anime yang istimewa, karena berhasil mengembalikan kecintaan saya pada budaya pop Jepang, khususnya anime dan manga. Sebelumnya, saya sempat pensiun mengikuti perkembangan animanga nyaris lima belas tahun.

Shigatsu wa Kimi no Uso—yang biasa disingkat Kimi-Uso, adalah anime bergenre musik tentang Arima Kousei, seorang pianis cilik berbakat, yang ‘pensiun dini’ karena masalah pendengaran (dia tidak bisa mendengar denting piano saat memainkannya) sepeninggal ibu kandungnya. Saat melihat Kaori Miyazono, yang tengah memainkan pianika untuk menghibur anak-anak di taman dekat Towa Hall, ia terpesona. Meski akhirnya ia kecewa, karena Kaori adalah incaran sahabat karibnya, Watari.

Pertemuan pertama mereka tak berjalan dengan baik karena kesalah-pahaman yang sangat konyol untuk diceritakan di sini. Kalau penasaran, silakan nonton sendiri. Tapi jangan salahkan saya kalau air matamu tak bisa berhenti menetes (T_T).

Wacci (penulisan resiminya ‘wacci’—huruf kecil semua) adalah band pop asal Jepang yang terdiri atas: Hashiguchi Yohei (gitar dan vokal), Ono Hiroki (bas), Yokohama Yusuke (dram), Inaba Hajime (kibor), Muranaka Eji (gitar).

Menurut info yang saya dapat di Internet, band ini dibentuk pada tahun 2012, tapi saya punya album mereka yang dirilis tahun 2011, masih indie, judulnya Naki Wa-Life.

Lagu Kirameki pernah dirilis dengan judul (dan lirik) yang berbeda, yakni Kimi no mono datta pada tahun 2011, sebelum akhirnya berubah jadi Kirameki dan dipilih sebagai lagu tema anime Kimi-Uso, di tahun 2014. Sekarang agak sulit mencari lagu Kimi no mono datta, tapi tak ada perbedaan berarti dengan Kirameki.

Sejauh yang saya tahu, wacci ini jarang sekali menggunakan pengulangan kata pada lirik lagunya, dan itu lumayan merepotkan karena jadi sulit untuk dihapal (._.).

Syair di atas saya tulis untuk menerjemahkan lagu wacci – Kirameki. Namun, tak hanya itu, saya juga membuatnya bisa dinyanyikan. Kata-kata dalam terjemahan selaras dengan nada pada lagu aslinya. Silakan dicoba kalau penasaran ;).

Iklan