jika langit adalah waktu,
aku ingin jadi hujan yang turun di kotamu,
lalu diam-diam mengembun di jendela kamarmu

bila hujan turun malam nanti,
adakah kaubayangkan aku,
ketika dengan jemari, kaulukis embun di kaca?

Desa Tukdana
Minggu, 6 November 2016

Tulisan di atas namanya sajak Sapardian. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di blog Pak Hasan Aspahani (tautan).