RINTIKAN RINDUKU

Hatimu adalah batu, berlubang sedikit demi sedikit
oleh rinduku
di waktu, yang entah kapan akan bertamu.

Hatiku yang batu
telah ditumbuhi lumut nan lembut
sebab engkau seolah hujan — yang membuatnya hidup.

Hujan
rintiknya telah menyamarkan air mata
meski musim menggugurkan seluruh dahan
yang menopang kerinduan ini.

Tahukah, aku ingin menghadiahkan hujan padamu
dan kita, berlindung di bawah payung.
Membiarkan hati — saling bersentuhan.

Tapi, apalah arti sebuah sentuhan,
bila bisikan cintamu saja
mampu luruhkan segala resah
pada hati — yang tak lagi lelah menanti.

Maka tersenyumlah
tikam hatiku dengan pisau rindu
biarkan darah menetes di batu
sebagai tanda, betapa keras aku menantimu.

Kolaborasi bersama
Olga Leodirista dan Rafael Yanuar (02 September 2011)

Kolaborasi dadakan dengan @Olga_imoet di twitter, ternyata hasilnya apik. Sila dinikmati =).