SAJAK YANG SAMA
: @Bemz_Q

Hanya ada secangkir teh di atas meja
dan sepiring kesedihan — menjadi santap senjakala
Kini, kau dan aku duduk dalam diam paling relung
di hari ulang tahunmu.
Ada ingatan demikian mesra
di sudut kesunyian, tempat kita menceritakan
betapa tabah air mata
menjadi pemetik
: luka-lukamu.

Sekarang, aku sengaja menyiapkan pesta
dengan nuansa demikian sepi
: barangkali kita dapat menangkap ihwal
dalam tiap jeda percakapan
dan mengubahnya menjadi kado terindah.
Bukankah butir demi butir kata ialah bukti
kita masih bisa menemukan harapan
: dalam kerumunan kesunyian?

Maka, Selamat Ulang Tahun, Sahabat
sepotong kue tart di tepi meja
secangkir teh panas — pun, sepiring kesedihan
telah menjadi padanan sempurna
: kebahagiaan
dan engkau pun tahu, namamu kini menjelma doa
— dalam pejamku.

Rafael Yanuar (30 Juli 2011)

*peluk Om Bambang yang hari ini berulang tahun*

Alih-alih menghadirkan hingar dan bingar dalam suasana pesta ulang tahun, aku malah menuliskan sunyi yang demikian relung. Bukankah, semakin bertambahnya usia, semakin bertambah pula, kesunyian kita? Sekali lagi, selamat ulang tahun, Om Bemz, biar terkesan klise, tapi wish you all the best =).